Zona Kuliner Cirebon terletak di Jl. Kartini 10 Telp.Pesanan 0231.226461. Disini menyediakan Makanan Khas Cirebon.
Sabtu 23 Juli 2011, saya sekeluarga berkesempatan makan siang di Bebek Goreng H Slamet Kartosuro. Sebelumnya saya pernah menikmati bebek goreng H Slamet di Zona Kuliner Jln Kartini 10 Cirebon, disini hanya saya saja yang mencoba bebek goreng sedang yang lainnya menikmati Baso mercon, Bakmi Jawa Pak Man dan Empal Gentong Keraton salah satu empal gentong yang enaaak di Cirebon ketika ke Solo kami ingin menikmati bebek goreng H Slamet di pusatnya. Kami tiba di Solo Balapan jam 10.15, kebetulan Winsen teman kantorku juga sedang berlibur di Kartosuro, sehingga dari stasiun Balapan kami memutuskan naik taxi ke rumah Winsen sekalian mengajak dia makan siang di H Slamet.
Setelah beristirahat sebentar dan berbincang-bincang dengan Ibu Winsen, kami berempat berangkat ke warung H Slamet dari Gembongan menggunakan mobil Winsen. Ternyata rumah H Slamet tidak jauh dari rumah Winsen. Konon dulu H Slamet malah menjadi pelanggan gas di toko Winsen.
Warung bebek goreng H Slamet terletak di Sedahromo Lor RT 01 RW 07 Kartosuro. H Slamet mulai berjualan bebek goreng pada tahun 1986 di pinggir jalan Solo-Jogja, dan sejak tahun 1992 pindah ke dalam kampung Sedahromo Lor karena terkena pelebaran jalan.
Saat ini warung H Slamet memiliki 17 karyawan yang bekerja di bagian dapur [12 orang] dan pelayanan [5 orang]. Bu Baryatin, istri H Slamet menjadi komandan di bagian dapur dan H Slamet sendiri menjadi pengawas di bagian pelayanan.
Kami sampai di warung H Slamet sekitar jam 11.15, agak terlalu cepat untuk makan siang, namun suasana warung sudah sangat ramai, penuh dengan pengunjung yang menikmati makan siang. Beruntung kami masih memperoleh satu meja kosong dengan tempat duduk lesehan di atas tikar. Kami pun kemudian memesan menu makan siang. Saya dan Winsen memesan dada bebek goreng, Ibunya Sania memesan paha bebek goreng dan adikku Aldi memesan kepala bebek goreng. Sedangkan untuk minuman kami memesan teh manis dan jeruk panas.
Pesanan kami datang tidak lama kemudian. Bebek goreng disajikan dalam satu piring, lalapan dalam piring yang lain dan sambal koreknya disajikan dalam cobek tanah liat.
Bebek goreng adalah menu andalan di rumah makan ini. Bebek goreng menggunakan bahan bebek apkiran yaitu bebek yang sudah bertelur 4 kali selama kurang lebih 2 tahun. Penggunaan bebek apkiran ini karena dagingnya tidak mudah hancur seperti kalau menggunakan bebek muda. Bebek goreng ini direbus dulu bersama dengan bumbu sebelum digoreng, sehingga bumbunya meresap dan empuk.
Sambel korek adalah adalah sambal yang terbuat dari cabai rawit, bawang dan garam yang diulek kasar kemudian disiram jelantah bebek panas. Sambal korek ini menjadi salah satu menu andalan H Slamet dan menjadi trade mark dari bebek goreng H Slamet.
Menu makan siang saya kali berupa nasi, bebek goreng [dada] sambal korek dan lalapan kemangi.
Kami pun kemudian menikmati makanan kami masing-masing.
Menikmati sepiring nasi hangat, ditemani bebek goreng, sambal korek dan lalapan terasa sangat nikmat. Bebek gorengnya ukurannya besar, dagingnya empuk, bumbunya terasa meresap sampai kedalam, rasanya gurih dgn sentuhan rasa manis dan aroma daun salam. Sedangkan sambal koreknya tidak terlalu pedas, penggunaan jelantah bebek memberikan rasa gurih lemak dan bumbu bebek goreng. Menurut saya, dibandingkan dengan di cabangnya bebek goreng di sini lebih lezat bin nyamleng.
Setelah selesai makan, saya membayar makan siang kami. Untuk makan berempat plus minum, saya hanya perlu membayar Rp. 60.000,00. Harga yang menurut saya tidak mahal untuk bisa menikmati bebek goreng H Slamet di tempat asalnya. Kami sekeluarga sempat berfoto di depan warung bebek goreng H Slamet.
Kelezatan bebek goreng H Slamet sudah diakui dan menyebar ke berbagai kota, terbukti sampai saat ini ada 34 cabang di luar kota Solo. Cabang-cabang tersebut tidak menggunakan system franchise tetapi menggunakan system menunjang kerjasama. Dengan system ini, H Slamet memmbimbing mitranya selama tiga bulan dan dapat diperpanjang apapabila belum mampu mandiri. Sedangkan persyaratan detil dari kerjasama merupakan rahasia Pak Slamet dan mitranya.
Daftar Harga:
1. Paha: Rp. 11.500,00
2. Dada: Rp. 12.000,00